Thursday, July 29, 2010

Narasumber Cakra TV

Betapa bahagianya aku bisa bicara di depan kamera untuk berbagi motivasi pada banyak orang. Impian semacam itu akhirnya terwujud, ketika Mas Agung dari Cakra TV memintaku untuk menjadi narasumber Dialog Pagi Cakra TV Semarang pada Senin, 22 Maret 2010.

Ceritanya, seperti pada tahun sebelumnya, tahun 2010 inipun aku diminta memberikan pelatihan motivasi persiapan menghadapi Ujian Nasional di berbagai SMP – SMA di sejumlah kota di Jawa Tengah. Mbak Dhany dari Giras (Griya Kreasi) Kaliwungu bersama kawan – kawannya pernah ikut hadir dalam pelatihan ini.

Mbak Dhany-lah yang mempromosikan aku sebagai trainer dan motivator pada Mas Agung dari Cakra TV. Pada saat membutuhkan narasumber untuk dialog pagi di Cakra TV, Mas Agung menghubungiku untuk bisa hadir menjadi narasumber dengan tema Motivasi Mengikuti Ujian Nasional. Suatu materi yang sering aku sampaikan dalam pelatihan bagi siswa SMP – SMA untuk percaya diri, semangat, dan enjoy mengikuti ujian nasional.

Alhamdulillah dialog pagi itu secara live berjalan lancar selama 30 menit, sebuah pengalaman yang menarik dan menyenangkan.

Ketika Indonesia digegerkan dengan pengakuan Susno Duadji, mantan Kabareskrim mengenai mafia hukum dan makelar kasus (markus) di Mabes Polri, media pun mulai bicara tentang moralitas kembali. Korupsi yang terjadi di berbagai instansi pemerintahan selama ini juga karena rendahnya moral para oknum para pejabat atau pegawai pemerintah. Di samping itu adanya kekerasan yang muncul dalam perilaku masyarakat juga saya pahami sebagai salah didik yang dialami bangsa ini, yang hasilnya adalah mindset atau pola pikir yang destruktif.

Ini terjadi berulang ketika ribuan Satpol PP di DKI Jakarta berhadapan sekelompok massa dalam rencana untuk penggusuran makam “Mbah Priok” di kawasan lahan Peti Kemas PT Pelabuhan Indonesia. Terjadi kerusuhan dan kekerasan dengan korban meninggal 2 orang dan luka – luka ratusan orang serta pembakaran kendaraan milik Pemda maupun Polri. Siapa yang salah? Komnas HAM tengah melakukan penyelidikan.

Atas peristiwa markus, korupsi, kerusuhan dan kekerasan yang terjadi di Indonesia khususnya yang mencuat di Jakarta itulah Cakra TV melalui Mas Agung kembali meminta saya untuk bicara dalam dialog pagi Cakra TV pada Jum’at,16 April 2010 lalu.

Dalam kasus – kasus kejahatan korupsi, kerusuhan itu semua adalah karena mindset atau sikap mental para personal yang bersangkutan sebagai hasil dari pendidikan dan pembelajaran yang didapat selama ini di lingkungannya, mindset, sikap mental atau pola fikir yang dimiliki seseorang sangat berpengaruh dalam merespon setiap kejadian yang dihadapinya, baik respon negatif yang destruktif maupun positif yang konstruktif.

Sementara itu mindset merupakan program bawah sadar dengan pengaruh 88% pada perilaku seseorang. Program bawah sadar meliputi belief (keyakinan), value (nilai-nilai) yang menjadi prinsip dalam dirinya, emosional dan juga spiritual seseorang. Semua program terbentuk karena kebiasaan, yang disertai emosi. Pengulangan sikap yang secara menerus akan menjadi sebuah habbits (kebiasaan) dan akhirnya menjadi program bawah sadar. Seorang penjahat terjadi karena program bawah sadarnya sebagai penjahat, koruptor juga program bawah sadar sebagai koruptor, pelaku kekerasan juga terjadi akibat program bawah sadar sebagai pelaku kekerasan. Semua berawal dari pendidikan dan pembelajaran yang menerus baik dari keluarga, sekolah, lingkungan, media massa, maupun dari pembelajaran di lingkungan kerjanya.

Untuk mengurangi terjadinya kejahatan, korupsi, kekerasan, setiap orang harus mengubah mindset dan sikap mentalnya, harus mau “menghapus” program bawah sadar yang negatif dan “menginstall” ulang program bawah sadar secara positif. Dengan memperbaiki belief, value, habbit, emosional dan spiritual mereka. Insya Allah dengan cara mengubah mindset inilah, sikap dan perilaku bangsa Indonesia bisa berubah menjadi lebih baik.

Inilah penekanan yang saya sampaikan dalam dialog pagi di Cakra TV Semarang. Pengalaman menjadi narasumber di Cakra TV ini tentunya semakin mematangkan kualitas kehidupan diri pribadi dan semoga sedikit membantu pencerahan bagi bangsa Indonesia agar lebih baik pada masa mendatang. Amin! (22 April 2010; 10.20)

Pelatihan Enterpreneurship

Untuk saat ini, bagiku memberikan training motivasi untuk sukses ujian nasional, motivasi untuk leadership maupun motivasi untuk enterpreneurship sama saja, teknik dan caranya. Yang penting bagaimana bicara dan mempengaruhi peserta dengan melalui emosi, perasaan dan pikiran bawah sadarnya.

Karena itulah ketika Mas Yudi Direktur AKP Widya Buana Semarang memintaku untuk mengisi kuliah soft skill dengan tema enterpreneurship, aku sanggupi dan aku siapkan materi “Be an Enterpreneur”. Materi pelatihan ini aku awali dengan memahami potensi diri kita sebagai hambaNya yang mulia, memahami tentang fungsi otak dan kedahsyatan otak bawah sadar. Selanjutnya aku berikan mindset of an enterpreneur yaitu Visioner, Commitment dan Trust.

Visioner aku uraikan bahwa seorang enterpreneur memiliki daya imaginatif, kreatif dan motivatif. Daya imaginatif adalah kemampuan untuk membayangkan kejadian pada masa mendatang, tentang diri sendiri akan menjadi apa dan seperti siapa? Tentang bisnisnya akan mengalami perkembangan seperti apa dan hasil seberapa besar? Sehingga dirinya memang seorang yang visioner.

Kreativitas dan inovasi yang terus dikembangkan akan mempermudah untuk menyempurnakan visi seorang enterpreneur di masa mendatang, sehingga kreativitas dan inovasi tersebut semakin memperkuat daya imajinasinya.Imaginatif, kreatif dan motivatif adalah kekuatan yang akan memperbesar mindset enterpreneur dalam karakter visionernya!

Commitment aku uraikan dengan sifat konsisten yaitu selalu teguh dengan visi masa depannya, kemampuan untuk fokus atau konsentrasi pada masa depan dan kesuksesan dan sifat gigih atau tidak akan berhenti berusaha sebelum impiannya terwujud. Konsisten, fokus dan gigih dalam mengusahakan dan memperjuangkan kesuksesan masa depan adalah wujud dan mindset seorang enterpreneur dalam karakter commitmentnya!

Di samping visioner dan komitmen seorang enterpreneur juga memiliki karakter trust yang artinya terpercaya! Trust ini aku uraikan pada sifat credible atau jujur, accountable atau memiliki tanggung jawab atas setiap tugas dan amanah, serta terakhir confidence yakni memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Dengan sifat – sifat credible ini maka seorang enterpreneur dapat membangun kepercayaan (building trust) baik pada dirinya sebagai pebisnis, pada produk atau barang/jasa dalam bisnis yang dijalankan, sekaligus kepercayaan orang pada lembaga bisnis atau perusahaannya.

Inilah mindset seorang enterpreneur yang harus dimiliki jika seseorang ingin menjadi seorang pengusaha!

Materi tersebut aku berikan pada sesi pertama yang berakhir menjelang waktu break istirahat/sholat dan makan siang.

Pada sesi kedua setelah ishoma aku berikan konsep tentang Be Do Have. Dengan menyiapkan Be Do Have ini, adalah sebagai pedoman untuk take action. Cara mengerjakannya diawali dengan penulisan Have yakni apa yang anda inginkan tercapai pada bisnis anda pada periode waktu tertentu, kemudian Do yaitu apa yang harus Anda lakukan agar Have bisa diwujudkan, Do harus relevan dengan Have dan merupakan physical activity atau aktivitas fisik. Dan terakhir penulisan Be yaitu persyaratan yang harus dipenuhi, Anda harus menjadi orang seperti apa agar Do bisa dilakukan. Be ini merupakan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, optimis, ceria, selalu bersyukur dan lain sebagainya.

Agar semakin jelas langkah yang harus dilakukan untuk menjadi seorang enterpreneur, maka konsep BE DO HAVE harus ditulis lengkap dan matang. Materi pelatihan enterpreneurship ini Alhamdulillah dapat aku sampaikan dengan penuh antusias pada hari Ahad 14 Maret 2010 di Pondok Duyung Purwokerto.

Hasilnya luar biasa. Ini bisa aku baca dari kesan dan pesan yang ditulis oleh para peserta seusai training ini. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah atas seluruh karuniaMu yang Engkau curahkan pada hari itu dan hari – hari di masa mendatang. Amin! (28 Maret 2010; 20.54)

Thursday, July 1, 2010

FR di Semarang

Untuk kedua kalinya aku mengikuti seminar Financial Revolution (FR) oleh Mr. Tung Desem Waringin. Seminar ini dilaksanakan untuk kali pertama di Kota Semarang selama 3 hari, mulai Jum’at hingga Sabtu (5-7 Maret 2010), bertempat di Gedung Grand Majesty, Jl. Gajah Mada. Dalam seminar ini aku bisa mengajak istri untuk mendapatkan wawasan tentang bisnis dan pengelolaan keuangan. Di samping itu beberapa kawan dari FOSI seperti Mas Cipto (Semarang), Mas Gatot (Ungaran), Mas Ali Murtopo dan Mas Zaeni (Jepara) bisa ikut dalam seminar ini. Dan sejumlah kawan dari Committer, dari KWE, dari UTHB juga terlihat mengikuti acara seminar ini.

Meski pada hari kedua aku tertinggal dan baru masuk jam 14.30 WIB, karena paginya harus memberikan training di SMA Negeri 1 Weleri Kendal, seminar ini tetap memberikan suatu alignment bagiku. Inspirasi baru untuk pengembangan diri baik dalam bisnis maupun public speaking. Disamping seminar kedua ini juga menambah kejelasan materi yang telah aku dapatkan.

Materi yang menarik untuk dicatat di sini adalah tentang money blueprint, strategi memiliki passive income, alasan yang kuat untuk sebuah perubahan, rencana kerja dan incantation.

Money blueprint, adalah upaya membangun mindset tentang uang, agar uang mengejar kita, menjadikan diri kita sebagai “money magnet”. Keyakinan yang keliru tentang uang bisa jadi akan membuat uang jauh dari kita. Meski kerja keras dan menghabiskan banyak waktu namun kita susah mendapatkan uang! Meluruskan keyakinan tentang uang dan kekayaan akan mempermudah kita mendapatkan uang dalam karir dan bisnis kita. Dalam materi money blueprint ini juga disampaikan 21 cara orang kaya berpikir dan bertindak berbeda dari orang miskin dan menengah. Materi ini hampir sama dengan materi yang disampaikan Ustadz Samsul Arifin dalam Pelatihan Hidup Berkah Hidup Berlimpah (HBHB).

Menetapkan goal atau tujuan dalam aktivitas bisnis yakni menuju pada financial freedom, yaitu suatu kondisi keuangan dimana kita mencapai investasi yang cukup banyak yang kita investasikan ke investasi yang aman dimana hasilnya mencukupi kebutuhan kita untuk hidup dengan gaya yang kita inginkan.

Strategi untuk secepat mungkin bebas secara kekayaan dengan cara menaikkan passive income dan menurunkan pengeluaran. Adapun strategi untuk menurunkan pengeluaran dengan cara (1) menyederhanakan hidup, (2) menunda kesenangan. Sedangkan strategi untuk menaikkan passive income (1) fokus untuk membuat massive income baru hasilnya dialokasikan untuk membuat passive income, (2) fokus bersamaan aktif income dan passive income, dan (3) langsung fokus membangun passive income dengan kendaraan bisnis, properti, saham dan internet.

Rencana kerja membantu mengarahkan action plan, rencana tindakan untuk mewujudkan goal berupa financial freedom. Rencana ini merupakan rencana pribadi yang perlu disusun agar aktivitas kita lebih diprioritaskan pada impian pribadi masa depan.
Incantation merupakan affirmasi dengan memasukkan kata-kata positif yang akan menyemangati diri dalam melakukan tindakan dengan situasi dan kondisi yang bagaimanapun untuk pantang menyereh, terus berjalan dalam upaya mewujudkan impian. Sejumlah kata yang dicontohkan Mr. Tung “Tidak ada kata gagal, yang ada adalah sukses atau belajar“; juga “Semakin hari akan semakin sehat, semakin kuat, semakin kaya. Semakin kaya dan bijaksana, semakin kaya dan bahagia, kaya dan spiritual, kaya dan menolong banyak orang, kaya dan baik hati, dan seterusnya.”

Luar biasa seminar ini sangat menginspirasi banyak orang untuk hidup dengan lebih baik lagi. Semoga Allah bukakan kemudahan bagi kita semua untuk hidup lebih kaya, berkelimpahan dan penuh berkah. Amin!***(18 Maret 2010; 20.33)

Learning from Napoleon Hill

Alhamdulillah, sore tadi aku berhasil menyelesaikan bacaan terjemahan buku Mega Best Seller “The New Think and Grow Rich” karya penulis dan motivator dunia Napoleon Hill. Buku yang sangat fenomenal pada masanya dan menjadi referensi/rujukan bagi penulis dan motivator dunia saat ini seperti Anthony Robbins dan juga penulis hebat Stephen R. Covey. Sekarang inipun masih dicetak ulang dan diterjemahkan ke berbagai bahasa di banyak negara dengan lisensi The Napoleon Hill Foundation.

Napoleon Hill adalah seorang penulis terkenal yang juga rekan dari orang hebat dan sukses seperti Andrew Carnegie dan Franklin D. Roosevelt. Selama masa krisis ekonomi AS, tanpa uang dan pekerjaan, tahun 1908, Napoleon Hill menerima pekerjaan sebagai penulis untuk Bob Taylor Magazine. Dia ditugaskan untuk menulis kisah-kisah kesuksesan orang-orang terkenal, yang memberikan kesempatan pada Hill untuk menjumpai dan menuliskan profil raksasa-raksasa industri dan bisnis dunia. Kisah yang pertama dia tulis adalah tentang kreator industri baja Amerika, miliarder Andrew Carnegie yang kelak menjadi mentor dan rekan Hill.

Prinsip–prinsip dan konsep Hill ternyata juga memberikan pengaruh pada tulisan–tulisan kawan–kawan lamanya seperti Dale Carnegie dan Norman Vincent Peele. Gaung prinsip–prinsip Hill juga dapat ditemukan dalam buku–buku yang ditulis Wally “Famous“ Amos, Adelaide Bry, penulis Chicken Soup for The Soul Jack Canfield dan Mark Victor Hansen serta banyak penulis lain masa kini.

Ketika membaca buku “Think Grow and Rich“ ini, banyak konsep yang aku pahami ada kemiripan dengan materi buku dan seminar-seminar dari Mr. Tung Desem Waringin maupun materi pelatihan NLP yang pernah aku ikuti. Bab-bab dari buku ini membahas tentang rahasia kesuksesan, keinginan yang kuat, keyakinan, autosugesti, imajinasi, kegigihan, alam pikiran bawah sadar, otak dan indra keenam.

Kemiripan dengan materi yang disampaikan Mr. Tung, bisa dimengerti jika dirunut bahwa Mr. Tung belajar dari guru dunianya yaitu Anthony Robbins. Anthony Robbins sendiri juga mengakui pengaruh prinsip–prinsip Hill dalam tulisannya. Sebagai orang yang sangat cerdas Napoleon Hill mampu mengamati dan mempelajari karakter orang–orang sukses yang diwawancarai dan menemukan formula sukses dari mereka yang kemudian dituliskannya dalam berbagai karyanya.

Apa yang ditulis Hill juga menjadi bagian pola fikirnya, sikap mentalnya yang kemudian dia lakukan untuk membuktikannya. Hill juga menceritakan, dalam bab tentang Indra keenam, bagaimana dia berusaha mencontoh tokoh–tokoh yang kehidupan dan karyanya membuat Hill sangat terkesan, agar dia bisa mengubah karakternya mengikuti tokoh besar itu. Teknik yang dilakukannya adalah dengan secara rutin selama beberapa bulan menghadirkan secara imaginer tokoh–tokoh seperti Emerson, Paine, Edison, Darwin, Lincoln, Burbank, Napoleon, Ford, dan Carnegie untuk sharing atau meeting bersama bahkan Hill yang memimpin setiap pertemuan itu. Hasilnya, Hill bisa merasakan secara persis tingkah laku dan sikap mereka secara detail yang selanjutnya bisa ditiru untuk momen-momen yang sesuai.

Apa yang dilakukan Hill merupakan kedahsyatan dari teknik visualisasi yang kelak juga diajarkan dalam pelatihan Neuro-Linguistic Programming temuan dari Richard Bandler dan John Grinder pada tahun 1970–an. Teknik modelling juga telah dilakukan oleh Hill dari tokoh–tokoh sukses yang dikaguminya.

Membaca buku “New Think and Grow Rich“ ini sungguh menginspirasi untuk pengembangan skill dan teknik motivasi sukses, penerapan NLP dalam aktivitas bisnis, spiritual dan komunikasi keseharian.

Untuk lebih mendalami prinsip-prinsip dan konsep Hill, aku telah menyiapkan karyanya yang lain yaitu buku “Create Your Own Miracles“ dan “Action Plan to Success” untuk dibaca kembali untuk bisa memperoleh nilai – nilai dahsyat dari pemikirannya. Semoga!***(9 Februari 2010; 20.40)

Monday, June 21, 2010

Smart Parenting

Suatu pengalaman yang menyenangkan mesti aku jalani saat menggantikan mas Dedi (trainer PAUD dan Ketua Yayasan Samudra Ilmu Semarang) untuk menggantikan mengisi training motivasi bagi siswa Kelas IX SMP Negeri 11 Magelang. Karena saya harus menyiapkan juga materi seminar untuk orang tua/wali murid yang akan ikut Ujian Nasional tahun 2010 ini dengan tema “Smart Parenting”. Materi yang belum pernah aku sampaikan dalam seminar di manapun. Ini sebuah tantangan sekaligus suatu trial untuk bicara tentang smart parenting. Untuk persiapannya, aku minta copy materi tentang smart parenting pada mas Dedi untuk aku pelajari.

Jum’at sore tanggal 15 Januari aku bersama Arf berangkat ke kota Magelang. Sampai Magelang, terdengar adzan maghrib, langsung kami menuju masjid untuk sholat maghrib. Selesai shalat cari rumah makan di dekat masjid untuk makan malam. Selanjutnya cari hotel untuk menginap malam itu yang ternyata juga berlokasi di dekat rumah makan dimana kami menikmati makan malam saat itu.

Begitu masuk kamar hotel, beristirahat sejenak, kemudian mulai buka laptop untuk menyiapkan materi besok hari. Materi untuk training motivasi para siswa, aku tinggal merevisi dan memperbaiki dari training “Motivation & Quantum Learning” yang biasa aku sampaikan pada berbagai sekolah selama ini. Kemudian aku mulai siapkan materi yang pernah aku dapatkan dari mas Dedi.

Sebagai materi pembuka aku sampaikan tentang kondisi Indonesia dengan bebagai permasalahan yang ada. Permasalahan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sebagai permasalahan utama bangsa. Kondisi perekonomian dan kesejahteraan yang jauh dari harapan sebagai akibat dari krisis yang melanda dunia dan kurangnya pertumbuhan sektor riil. Angka pengangguran yang cukup besar. Lapangan kerja yang sempit. Parahnya perekonomian juga sebagai akibat permasalahan kedua yaitu pada bidang politik dan konflik antar kelompok kepentingan.

Kasus Bank Century juga berpengaruh besar pada situasi politik dan ekonomi Indonesia. Sebagai orang tua yang punya anak yang sedang menempuh pendidikan di bangku SMP, persoalan yang langsung kita hadapi adalah pendidikan dan moralitas remaja yang butuh perhatian. Jika kita lihat bagaimana tingkah laku sebagian siswa sekolah menengah dan lanjutan yang terlibat perkelahian remaja, minuman keras dan pergaulan antar lawan jenis yang berakibat pada kehamilan di luar nikah, merupakan persoalan yang mesti kita waspadai.

Dengan pembukaan itulah, para orang tua mesti punya waktu untuk mengawasi putra putri di rumah dan lingkungan serta membimbing mereka untuk bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang bertanggung jawab, mandiri dan berprestasi.
Tiga langkah yang perlu dilakukan para orang tua bagi anak-anaknya adalah, pertama bagaimana bisa membantu anak untuk menemukan impian dan cita-cita di masa depan, misalnya ingin jadi dokter, insinyur, ahli ekonomi,.guru atau dosen, atau jadi pengusaha. Dengan memiliki impian dan cita-cita di masa depan, akan membuat dirinya memiliki semangat yang tinggi untuk bisa berhasil dalam pendidikannya. Hal ini juga akan menumbuhkan semangat dan motivasi belajar anak untuk mendapat nilai yang tinggi dan berprestasi.

Kedua, bantu anak untuk fokus pada impian dan cita-cita tersebut dengan membimbing dan mengarahkan mereka secara cerdas dengan penuh kasih sayang, melengkapi kebutuhan untuk belajarnya seperti buku dan alat tulis. Berikan suasana nyaman dan menyenangkan bagi mereka untuk belajar dan memanfaatkan waktu secara baik!
Ketiga, bantu anak untuk memiliki keuletan dan kegigihan dalam mengejar cita-cita dan impiannya. Mental pantang menyerah, terus berusaha dan mencoba hanya dimiliki mereka yang ulet dan gigih. Dengan memberikan kisah-kisah sukses tokoh hebat dunia seperti Enstein, Thomas Alfa Edison, Walt Disney, Bill Gates dan orang-orang sukses yang memiliki keuletan dan kegigihan dalam mewujudkan impian.

Itulah beberapa langkah yang perlu dilakukan para orang tua untuk mendorong dan membimbing anaknya agar menjadi anak yang bertanggung jawab, mandiri dan berprestasi. Sekitar jam 11.00 malam materi “Smart Parenting” bisa aku selesaikan selanjutnya aku beristirahat malam untuk bisa mendapatkan fisik dan fikiran yang yang segar di pagi harinya.

Seperti biasa, aku lakukan relaksasi, membangun skenario dalam imajinasi untuk pelaksanaa acara training dan seminar esok hari agar berjalan lancar dan sukses. Aku akhiri dengan do’a dan melakukan anchoring. Baru masuk dalam gelombang alfa dan delta selanjutnya aku bisa tertidur lelap.

Pagi hari, alhamdulillah bisa bangun jam 04.00 pagi. Cuci muka dan ambil air wudhu, sholat 2 rakaat menjelang shubuh. Adzan shubuh terdengar, kemudian sholat shubuh. Selanjutnlya lakukan dzikir, do’a kesuksesan dan relaksasi. Jam setengah 8 dijemput untuk bisa datang ke SMP 11 Magelang.

Training dimulai jam 09.00 pagi sebagaimana yang aku rencanakan. Siangnya memberikan seminar “Smart Parenting” bagi orang tua atau wali murid sekitar satu setengah jam. Alhamdulillah training untuk siswa dan seminar untuk orang tua/wali murid bisa berjalan ssesuai skenario yang saya ciptakan. Terima kasih ya Allah, semoga semua memberikan manfaat bagi siswa dan para orang tuanya. Amin!***
(26 Januari 2010; 08.10)

Start To Growing

Alhamdulillah, pagi ini Allah masih memberi kesempatan padaku untuk menghirup udara segar di awal tahun 2010, tahun yang penuh harapan dan tahun yang penuh keberkahan. Tahun untuk pertumbuhan bisnis yang aku jalani. Dan di bulan Januari ini merupakan titik awal untuk pertumbuhan diri dan bisnisku. Starting point to growing!

Pada awal tahun 2010 ini insya Allah program sekolah bisnis siap launching. Bersama teman yang luar biasa Tjie Agus Budianto dan juga pak Supriyadi, Manager KUD Mintorogo yang siap bergabung untuk menjalankan bisnis pelatihan entrepreneurship ini.

Persiapan harus kami lakukan, dengan mencari kantor dan tempat training di sebuah Ruko, peralatan meubeler, meja dan kursi baik untuk administrasi maupun kelas pelatihan, menyiapkan brosur, pamflet, banner, spanduk dan bentuk informasi lainnya. LCD proyektor, layar LCD, laptop dan sound system juga harus segera diadakan. Jika semua sudah tersedia, tinggal melakukan sosialisasi sekolah bisnis “INSAN MULIA” ini ke publik untuk mendapatkan anggota atau siswa baru. Yang lebih penting harus kami siapkan adalah SOP “Standard Operating Procedure” sebagai petunjuk pelaksanaan secara teknis dalam menjalankan sekolah bisnis ini. Secara bertahap nantinya kami juga menyiapkan tim yang handal untuk mengelolanya, sehingga terget setahun ini kami memiliki minimal 1000 siswa!

Pada tahun ini pula Insya Allah Proyek Propertyku mulai bisa terlaksana. Proyek perumahan dengan 16 kavling type 45/80-an di kota Semarang. Insya Allah ini merupakan bisnis real yang aku jalani sebagai seorang pengusaha. Persiapan yang harus aku lakukan adalah segera merevisi site plane, mendesain bentuk bangunan, membuat perencanaan secara keseluruhan untuk memantapkan proposal project property ini. Diantaranya mengenai legalitas project, rencana kontruksi, perhintungan pembiayaan dan estimasi profitnya, rencana marketing, baik promosi maupun salesnya dan rencana jadwal pelaksanaan. Jika semua ini sudah tersedia, aku tinggal mengajukan proposal ke owner (pemilik tanah) untuk bisa di setujui dan selanjutnya tanda tangan MOU. Jika semua sudah, persiapan lahan berupa pematangan site lahan pun segera kami lakukan. Insya Allah sahabat karib yang siap all out mendukung proyek ini Ir Moh. Subadi sudah tidak sabar untuk segera mengelola proyek ini. Dua rencana besar ini yang siap aku jalankan mengawali tahun 2010 sebagai tahun pertumbuhan aktivitas bisnisku

Mengapa aku begitu yakin dua aktifitas bisnis ini bisa berjalan? Ya karena aku memiliki resource untuk menjalankannya. Selama tiga tahun aku bergelut dalam aktifitas training, baik mengikuti pelatihan motivasi, pelatihan bisnis, NLP maupun memberikan pelatihan dengan tema yang sama, merupakan sember daya, modal yang bisa aku gunakan untuk menjalankan sekolah bisnis ini.

Sedangkan latar belakang pendidikanku di Arsitektur, pengalaman kerja di Konsultan Teknik, Kontraktor dan pengalaman kerja di Developer adalah sumber daya dan modal yang bisa aku gunakan untuk menjalankan proyek property. Insya Allah semua akan berjalan sesuai dengan yang sering aku bayangkan dan menjadi impianku dalam setahun belakangan ini. .

Untuk aktivitas training tetap berjalan seperti biasa. Memotivasi para siswa, mahasiswa atau untuk karyawan perusahaan dan juga para manager dan business owner di Semarang dan sekitarnya.Konsep hidupku bagaimana setiap waktu bisa memberikan kontribusiku bagi perkembangan dan kemajuan banyak orang, menyelamatkan generasi muda Indonesia dan menginspirasi dunia untuk penyelamatan umat manusia.

Alhamdulillah, aku bersyukur kepadaMu ya Allah karena kini engkau telah mengangkatku menjadi manusia yang mulia bagi kejayaan Islam sebagai Rahmatan lil alamin. Amin!*** (1 Januari 2010; 06.02)

Friday, June 11, 2010

NLP For Excellence

Bertempat di salah satu kelas di lembaga pendidikan “Graha Wisata”, Jl. KH. A. Dahlan No. 23 Semarang. Selasa, 22 Desember lalu, alhamdulillah dapat terlaksana Training “NLP For Excellence”. Training basic sebagai kunci dari materi pelatihan motivasi, spiritual maupun bisnis ini diikuti oleh 11 peserta yang sebagian besar adalah anggota The Committer bimbingan Ustadz Samsul Arifin. Sebuah awal yang sangat bagus bagiku menyelenggarakan public training dengan basic Neuro-Linguistic Programming.

Sebenarnya training NLP di Semarang ini merupakan kali kedua. Sebelumnya aku pernah berikan training “NLP for Excellence” ini di kantor KUD Mintorogo Demak untuk para manager dan supervisornya.

Training ini terinspirasi dari pelatihan “A Practicing NLP Practitioner” yang aku ikuti, di bawah bimbingan Coach Steffanus Issac Tamsil, satu di antara 23 orang master training dunia yang direkomendasikan pengembang NLP Robert Dilt dan juga Coach Saiful Bahri yang mengembangkan NLP dengan rasa Budaya Indonesia.

Saat berbincang dengan Coach Saiful Bahri (Kang Puhong), beliau sempat bicara agar aku bisa berbagi materi NLP, terutama tentang konsep SDM yang dipahami kebanyakan orang dan bagaimana konsep SDM menurut NLP “Adakan saja training sehari, pasti banyak peminatnya”, katanya.

Akupun coba mempersiapkan materi dalam bentuk power point tentang NLP ini dengan pokok bahasan outcome, panca Indra (VAKOG), Sejarah NLP dan beberapa teknik yang digunakan NLP dalam menemukan solusi atas permasalahan yang sehari-hari dihadapi banyak orang sejumlah penjelasan aku ambilkan dari buku terjemahan “NLP For Personal Success” karya Stave Bavister dan Amanda Vickers.

NLP merupakan suatu kajian ilmu yang menarik untuk didalami sebagai upaya mengatasi setiap problem yang kita hadapi sehari-hari dalam berkomunikasi, berbisnis, pembelajaran, kepemimpinan dan lain-lain. Awal mengenal NLP aku dapatkan ketika mengenal sahabat Bambang Nugroho dan mengikut training-trainingnya, kemudian atas rekomendasinya aku membaca buku-buku karya Adi W.Gunawan.

Training Fire Walking “Life (R)evolution” sempat aku ikuti dengan trainer sahabat baru, Okky Sulistyo dan melalui lembaganya Victory Access Internasional aku bisa mengikuti training “A Praticing NLP Practitioner”. Selanjutnya sejumlah buku karya Wiwoho, Krisnamurti, Ibrahim Elfiky, Steve Bavister & Amanda Vikers dan buku NLP – The New Technology of Achievement karya Steve Andreas dan Charles Faulkner aku baca untuk menambah pemahaman tentang NLP ini.

Insya Allah aku akan terus mandalami NLP sebagai tool dan teknis untuk mencapai outcome yang aku tetapkan dalam perjalanan kehidupanku. Aku juga punya keinginan untuk bisa mengkuti training advant dari coach Steffanus dan Saiful Bahri dalam training “Basic Principle of Live Expanding” untuk semakin memahami NLP yang semakin menarik.

Banyak orang sukses seperti Anthony Robbin, Adam Khoo, Tung Desem Warungun, Wiwoho, Krisnamurti, Happy Trenggono, Samsul Arifin, Tommy Siawira, Anthony Dio Martin, Adi W Gunawan, James Gwe karena mereka mempelajari NLP dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan teknis dan pola-pola NLP, seseorang akan dengan mudah untuk terlepas dari stress, depresi, sedih yang menerus dan selanjutnya bisa menciptakan state atau keadaan yang nyaman, bahagia, enjoy, fun selalu optimis dan bersemangat sepanjang hari.

Sebagai seorang muslim yang beriman, tentulah aku tetap yakin bahwa NLP adalah sebuah ilmu yang merupakan ilmu dari Allah juga dan bagaimana sesungguhnya memanfaatkan ilmu tersebut untuk menjadi insan mulia yang mencintai dan dicintai Allah yang selalu hidup dalam keridhoanNya. Amin. (24 Desember 2009; 18.55)